Penyakit ternyata juga produk sosial








Penyakit adalah produk sosial, bukan semata-mata alamiah dan produk biologi”,jika melihat pernyataan tersebut saya berfikir bahwa dalam melihat proses sakit dari kacamata sosiologi kesehatan dapat dikatakan bahwa gagguan kesehatan dapat terjadi akibat dari lingkungan sosia yang sering kali sebagai penyebab dan fasilitator terjadinya sebuah penyakit, manusia merupakan mahluk sosial yang tak lepas dari interaksi sosial yang berada di lingkungannya dan juga sering kali berpengaruh terhadap kodisi psikologis seseorang yang nantinya juga berpengaruh terhadap kondisi fiologis tubuhnya. Contoh nya adalah proses terjadinya stroke pada orang kaya dan oang miskin jika melihat proses biologisnya dapat dikatakan sama namun jika melihat etiologi penyakit dari aspek sosialnya ternyata prosesnya berbeda, pada orang kaya etiologi sosial yang dapat menyebabkan penyakit stroke  adalah pola gaya hidup yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sosial, misalnya orang kaya tersebut hidup di kelompok orang yang sibuk sehingga orang tersebut tidak memiliki waktu banyak untuk mengkonsumsi makanan sehat, karena jadwalnya padat ahirnya ia lebih memilih mengkonsumsi makanan cepat saji di tambah lagi ia hidup di lingkungan yang tidak pernah mempermasalahkan hal tersebut. Namun etiologi penyakit stroke pada orang miskin  lebih mengarah kepada interaksi lingkungan sosial yang lebih banyak menimbulkan stress, frustasi, dan jenis makanan yang dikonsumsi .umumnya orang miskin banyak yang merokok, yang ahirnya mempengaruhi kondisi fisiologis tubuh berupa stimulasi sistem limbik yang merangsang tubuh untuk mensekreskan hormon tertentu secara berlebihan akibat kondisi psikologis tadi, dan ahirnya terjadi hormon di saraf perifer seperti adrenalin yang bekerja memacu jantung banyak disekresikan tubuh sehingga bisa mengakibatkan penyakit stroke kronik. Kacamata sosiologi merupakan salah satu cara bagimana kita memandang proses suatu penyakit. end

0 comments:

Post a Comment

Search This Blog

Powered by Blogger.