Sepeda baru

 Pagi itu sangat melelahkan karena semalaman ia harus terjaga untuk menjalankan tugas, tak kenal lelah ia menempuh perjalanan jauh ke pandaan hanya untuk membelikanku sebuah sepeda, keinginanku yang sudah lama pernah aku utarakan, mungkin 2 tahun lalu entahlah aku sendiri juga sudah lupa, tapi entah mengapa setiap hal yg aku inginkan ia selalu mengingatnya..... jam 11 siang ia sudah tiba dilokasi sangat sumringah dan antusias padahal sepeda itu bukan untuk dirinya melainkan untukku, dengan terburu buru ia pulang ke rumah ibu untuk istirahat , karena jam 4 ia harus bertugas kembali, setelah aku tanya, ternyata ia ingin bersepeda dipagi hari bersamaku dan putra kami, menikmati syahdunya semangat mentari pagi dan memulai hari, hasbunalkah nikmal wakil nikmal maula wanikman nasir semoga allah mengganti lelahnya dengan pahala yang besar... thanks god.. sudah mengirimkan ia yang sempurna cintanya untuk hamba, semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah love you banyak banyaaaaak

Spread love

 2021 bagiku adalah tahun yang begitu singkat, tahun yang penuh cinta Tuhan untukku, tahun itu adalah tahun aku memulai hidup baru bersama imam yg Allah kirimkan untuk membimbingku, banyak hal baru yang ia ajarkan kepada ku, mengenal cinta Tuhan melalui tangan hambanya, mengenal kelembutan cinta kasihNya, melalui pundak ciptaannya, kesederhanaan sikapnya dan kesempurnaan perilakunya adalah anugrah yang bahkan belum aku pinta sebelumnya, terimakasih Tuhan, engkau telah mengirimkan sosok terbaikmu disisiku, izinkanlah hamba menjaganya, membangun peradaban rumah tangga sakinah mawadah warahmah 🌹🌹🌹


Aku sayang mas karena Allah 🌷🌷🌷🌷

Self healing

 Saat kamu berada dalam kondisi yang tidak nyaman karena tidak dipedulikan, tidak dianggap ada, dikecewakan, dilukai, dikhianati atau dilupakan oleh orang yang kamu sayang pasti itu sangat menyakitkan, tapi perlu kamu ingat bahwa Allah menciptakan hati manusia dengan sangat sempurna dilengkapi dengan akal pikiran yang tak kurang sedikitpun. Percayalah bahwa  setiap orang dilahirkan dengan keterampilan untuk menyembuhkan diri sendiri dan menyelamatkan diri dari hal yg membuatnya meneteskan air mata, ia tidak membutuhkan siapapun untuk menghapuskan linangan air mata disudut pipinya. Yang mampu menjaga hati kita adalah diri kita sendiri agar tak terluka, mengobatinya tentulah tugas diri kita sendiri bukan orang lain, dalam hal ini kita hanya boleh menggantungkan diri kita kepada Allah yang maha menyembuhkan segala luka, hanya ia yang mengetahui persis bagaimana luka yg telah tertorehkan di hati kita. Jangan pernah berharap orang lain akan selalu mengerti dirimu, karena kamulah yg memiliki hatimu sendiri. Jangan pernah berharap orang lain akan selalu ada untuk mengobati lukamu, karena hanya dirimulah yg mengerti seberapa dalamnya luka itu

Jauh dari Kesadaran

kadang kala aku bingung dengan banyak hal yang baru aku ketahui, banyak hal yang penuh kepalsuan yang selama ini terlihat begitu apik, namun tersingkap secara perlahan, mungkin pandanganku selama ini sedikit keliru, yang mengeneralisasi semua penilaianku terhadap setiap individu, bahwasanya setiap orang itu tulus, tapi sayang semua itu tidak benar adanya, kadang kala beberapa orang mengambil keuntungan dari ketulusan yang telah diberikan,entah apa harus ku menyebutnya, atau bahkan memanfaatkan kebaikan orang tanpa aturan yang benar, entah dimana logika yang mereka gunakan, rasanya sudah berulang kali aku menegurnya tapi tetap saja mereka mempertahankan seolah itu kebenaran, semoga Allah SWT senantiasa membimbing hamba ke jalan benar, mereka menjauh saat mereka dalam kondisi lapang, namun bersimpuh saat dalam kondisi sulit, kalo boleh jujur aku sangat muak dengan sikap kepura-puraan mereka, semoga Allah segera berikan hidayah dan menjadikan mereka lebih baik, terkadang ucapan mereka sangaat menyakitkan, namun aku telan secara perlahan, karena aku berusaha menggunakan akal sehatku bahwasanya mereka mereka mengalami banyak tekanan dalam hidup mereka sehingga mengucapkan kata-kata yang kasar.

Untukmu imam terbaikku

 _Aku ingin menjadi keramaian disetiap sepimu_

 _Aku ingin menjadi kedamaian dalam setiap gelisahmu_

_Aku ingin menjadi sandaran saat lelahmu_

_Aku ingin menjadi kekuatan saat lemahmu_

_Dan aku ingin menjadi perisai dari segala kepiluanmu_ 

_Menemani setiap langkahmu sampai hembusan nafas terahirku_

_Namun suara sunyi mulai menghampiri_

_mengatakan kini waktuku terbatas_

_Meski kukatakan aku ingin bersamamu tiada batas_

_Suara itu semakin mengeras_

_Merenggut warna yg pernah kau torehkan_

_Meninggalkannya tanpa beban_

Kembali

Ramadhan telah pergi
Akankah ia kembali?
Tidak! ia pasti kembali
Tapi tak ada jaminan diri menyambut kedatangannya lagi

lebaran kali ini sungguh beda
Senyum yg sumringah
Tak seindah dulu
Ada gumpalan bening disudut matamu
Yg membuatku semakin ingin mendekapmu
Ada yg pergi
Membuat diri tak lengkap lagi
Kapankah kau kembali


Pertama kali

Pelajaran berharga bulan April ini adalah, setiap diri harus siap meninggalkan dan ditinggalkan pun dalam hal mencintai, siap untuk dibahagiakan dan dilukai atau dikecewakan ( keduanya merupakan hal yg akan datang meskipun tak bersamaan)

Search This Blog

Powered by Blogger.

Sepeda baru

 Pagi itu sangat melelahkan karena semalaman ia harus terjaga untuk menjalankan tugas, tak kenal lelah ia menempuh perjalanan jauh ke pandaa...