Perjalanan manusia itu memang unik, meskipun kita memiliki kuasa atas tangan dan kaki kita, tak ada yg selalu benar menebak perjalan yg pasti akan ditempuhnya, seperti langkah kakiku saat ini, tak pernah ku sangka aku akan berada di tanah subur ini, bertemu banyak orang yang memiliki banyak cinta dan harapan, disini aku benar benar melihat bagaimana usaha keras orang tua untuk melihat anaknya tetap sehat,
Hal lain yg menarik disini adalah upaya tradisional yg lebih dipilih karena alasan ekonomi, tak ada masalah dengan kepercayaan masyarakat terhadap nakes, namun lagi lagi uang yang mereka miliki saat ini adalah uang yg harus mereka tabung untuk makan esok harinya.
Pendidikan seolah hanya ditemukan sampai mereka bisa membaca dan menghitung saja, selebihnya tidak diperlukan karena waktu mereka sepenuhnya dialokasikan untuk memenuhi kehidupan mereka.
Akupun merasa malu melihat kondisi kita, meskipun tidak sesempurna harapan kita, ternyata hidup kita berkali kali lipat lebih sempurna dengan kehidupan mereka, mungkin ini sebabnya ada seseorang yg pernah berkata " jangan pernah membandingkan kesempurnaan hidupmu dengan kesempurnaan kehidupan orang lain karena itu tak akan pernah sama ". Oleh karena itu hal utama yg saat ini dapat dilakukan adalah mensyukuri apa yg Allah berikan untuk hidup kita agar kita mampu untuk menyempurnakannya.
Pelajaran hangat yang aku temukan adalah cinta luar biasa yang mereka miliki, ketiadaan mereka justru menjadi kekuatan mereka untuk menjalani kehidupan yg keras untuk mereka. Thanks Allah... I realy believing you and loving you
Baros, 4 Maret 2019