manusia memiliki banyak hal yang diinginkan, selalu merasa tidak puas dengan apa yang dimiliki sekarang, mencari dan berusaha mendapatkan apa yang diinginkan sekarang, setelah mendapat yang diinginkan, muncul keinginan untuk mendapatkan hal lain. fenomena ini marak terjadi di bumi indonesia , entah menyebutnya sebagai aktualisasi diri/kapitalism/ optimistik/serakah atau apalah orang mengistilahkannya, yang jelas banyak manusia lain yang tersingkirkan dan tertindas,
saya jadi ingat komentar garnist tentang indonesia, dia adalah sahabat dari sebuah negara diafrika dan belum lama tinggal diindonesia untuk menempuh pendidikan disini, hal yang miris dia lihat diindonesia, dia menanyakan hal yang ketika saya menjawabnya dengan jujur menurunkan citra indonesia sebagai negara permai dan merdeka, "most of indonesian are moslem, but why many people are smoke and drink (alcohol)?, many young people here are smoker, why it can be happen?, and i always see many students of junior and senior are never going to school and they smoke beside the street or in public area, why so?" saya berusaha mendengarkan dan menjawab dia dengan hati yang sudah lama kecewa akan hal ini, bahkan sedikit iri dengan kondisi negara mereka yang dikatakan bahwa " moslem are minority, but both of smoke and drink are harom in my country, student are go to school everyday!" entahlah,,,, menurut saya ini adalah dampak awal yang akan terus dirasakan dan meningkat seiring bertambahnya investor asing yang kapitalism tanpa memikirkan nasib bangsa lain untuk membangun industri rokok di indonesia, yang nantinya meningkatkatkan jumlah perokok di indonesia , menurut garnist hal ini sebuah masalah besar jika terjadi di negaranya namun ironisnya, dia sedikit heran mengapa masalah ini diindonesia seolah biasa saja?, usia termuda perokok di dunia terdapat di indonesia, bahkan jika anda bertanya asal dari "Baby Smoker" mereka akan menjawab "INDONESIA", jika produksi rokok meningkat akan menambah jumlah perokok di indonesia, yang awalnya rata-rata usia dewasa melakukannya merambat kepada usia remaja, bahkan tidak menutup kemungkinan akan merambat kepada usia anak-anak dan balita, sunguh miris apakah anda bisa membayangkan bayi-bayi yang baru lahir merokok?bagaimana ia tumbuh?mampukah ia menjadi penerus bangsa? sampai umur berapakah ia akan hidup?